×

Pencarian

Milad ke-25 IKLA Riau, Markarius Anwar: Jadi Simbol Keharmonisan Budaya di Pekanbaru

Pekanbaru, NewsReportase.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata yang diberikan oleh masyarakat asal Sumatera Barat, khususnya yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA) dalam pembangunan Kota Bertuah.

Hal ini disampaikan Wakil Walikota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar dalam sambutan hangat pada acara perayaan milad perak atau ke-25 Ikatan Keluarga Luhak Agam (IKLA) Provinsi Riau yang berlangsung meriah dengan nuansa budaya yang kental di Pelataran Parkir Mall Pelayanan Publik (MPP) Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Minggu (19/04/2026).

?Pada kesempatan itu, Markarius menekankan, kontribusi warga dalam membangun kota tidak selalu harus berupa pembangunan fisik secara langsung, melainkan dapat diwujudkan melalui ide, keahlian dan kepedulian terhadap lingkungan.

?"Membangun kota tidak melulu soal ikut mengaspal jalan. Minimal, sampaikan pemikiran, ide dan keterampilan yang dimiliki. Yang paling penting, masa depan kebersihan Pekanbaru dimulai dari rumah kita masing-masing," ujarnya.

?Pemerintah Kota Pekanbaru, ungkap Markarius, juga mensosialisasikan program Bank Sampah Digital yang bekerjasama dengan Rekosistem. Program ini mengajak masyarakat memilah sampah dari rumah seperti plastik, kertas, minyak jelantah, hingga botol kaca untuk ditukarkan menjadi saldo digital. Inisiatif ini terbukti mampu meningkatkan ekonomi warga.

"Kita menerima laporan adanya warga yang meraih penghasilan hingga Rp2,5 juta per bulan hanya dari pengelolaan sampah ini," sebut Markarius.

?Selain fokus pada pembangunan internal, Markarius juga mengungkap besarnya kepedulian sosial warga Pekanbaru terhadap bencana yang menimpa daerah Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh. Tercatat, Pemerintah Kota Pekanbaru telah menyalurkan bantuan kemanusiaan yang signifikan. Di antaranya:

1. ?Bantuan untuk Sumatera Barat: Dana sebesar Rp1 miliar dari Pemerintah Kota dan tambahan uang tunai hampir Rp300 juta khusus untuk Kabupaten Agam serta mengirim lima truk berisi sembako dan pakaian layak pakai.

2. ?Bantuan Regional Lainnya: Penyaluran bantuan masing-masing Rp1 miliar untuk Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.

"?Total bantuan yang digalang mencapai kurang lebih Rp5 miliar, di luar bantuan logistik. Hal ini menunjukkan solidaritas yang kuat antara masyarakat Pekanbaru dengan saudara-saudara di wilayah Sumatera lainnya," ungkapnya.

?Harmoni Budaya

Markarius juga menyampaikan, acara milad perak IKLA ini juga menjadi simbol keharmonisan budaya di Pekanbaru. Meski merupakan acara masyarakat Minang, penyambutan tamu dilakukan dengan Tari Persembahan Melayu sebagai bentuk penghormatan terhadap pepatah "Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung."

?"Pekanbaru adalah kota yang kaya dan heterogen. Kemarin kami menghadiri acara masyarakat Sulawesi Utara yang tetap rukun dalam perbedaan. Hari ini, IKLA menunjukkan bagaimana budaya lokal tetap dijaga sambil menghormati adat istiadat tempat tinggal sekarang," katanya menyampaikan, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap IKLA terus menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Pekanbaru yang berbudaya, maju, dan sejahtera.(*)

Penulis: Zulmiron